Ausbildung adalah program pendidikan vokasi di Jerman yang menggabungkan belajar di sekolah kejuruan dengan praktik kerja di perusahaan, dan peserta mendapatkan gaji selama program. Program ini semakin populer di kalangan anak muda Indonesia. Salah satu syarat utamanya adalah kemampuan bahasa Jerman. Lalu, level berapa yang sebenarnya dibutuhkan?
Level Bahasa Jerman yang Umumnya Diminta
B1: standar untuk visa Ausbildung
Menurut portal resmi pemerintah Jerman, Make it in Germany, level B1 adalah standar kemampuan bahasa Jerman untuk visa pelatihan vokasi (Ausbildung) maupun visa untuk mencari tempat Ausbildung. Di level ini kamu sudah bisa berkomunikasi secara mandiri di sekolah, tempat kerja, dan kehidupan sehari-hari.
A2: minimal dalam kondisi tertentu
Beberapa panduan kedutaan Jerman menyebutkan bahwa dalam kondisi tertentu kemampuan minimal A2 bisa diterima, misalnya bila disertai kursus bahasa lanjutan sebelum Ausbildung dimulai. Namun, ketentuannya berbeda-beda, jadi jangan menjadikan A2 sebagai target akhir.
B2: untuk bidang tertentu
Beberapa bidang, terutama kesehatan seperti keperawatan (Pflege), dan banyak perusahaan pemberi tempat Ausbildung menetapkan standar lebih tinggi. Untuk pengakuan profesi perawat di Jerman, umumnya diminta level B2.
Sertifikat Bahasa yang Diakui
Untuk proses visa, sertifikat bahasa harus berasal dari penyelenggara yang memenuhi standar ALTE, antara lain:
Sertifikat dari lembaga lain umumnya tidak diakui dalam proses visa. Karena itu, pastikan program belajarmu benar-benar mempersiapkan kamu untuk ujian resmi tersebut.
Siap Mulai Belajar Bahasa Jerman?
Temukan program yang sesuai dengan level dan tujuan belajarmu. Konsultasi gratis bersama tim Fastdeutsch.
Konsultasikan Sekarang
Ingin bandingkan level dan paketnya dulu?
Lihat program les bahasa Jerman online
Kenapa B1 Penting, Bahkan Jika A2 Diperbolehkan?
Ausbildung bukan hanya soal lolos visa. Di sekolah kejuruan (Berufsschule), seluruh pelajaran disampaikan dalam bahasa Jerman, termasuk istilah teknis. Di tempat kerja, kamu harus memahami instruksi, berdiskusi dengan rekan, dan menulis laporan. Peserta yang berangkat dengan B1 yang solid jauh lebih siap menghadapi minggu-minggu pertama yang menantang.
Berapa Lama Belajar dari Nol hingga B1?
Jalurnya bertahap: A1 → A2 → B1. Lamanya tergantung intensitas belajar dan konsistensi latihan. Belajar dengan program terstruktur dan tutor yang membimbing akan jauh lebih cepat dibanding belajar mandiri tanpa arah. Di Fastdeutsch, program dibagi per level:
Langkah Persiapan Ausbildung dari Indonesia
Tentukan bidang Ausbildung yang kamu minati dan cek syarat bahasanya.
Mulai belajar bahasa Jerman secara terstruktur sejak awal, karena ini proses terpanjang.
Ikuti ujian sertifikasi resmi (Goethe atau telc) sesuai level yang dibutuhkan.
Siapkan dokumen lain seperti ijazah, CV berbahasa Jerman, dan surat motivasi.
Cek persyaratan visa terbaru langsung di situs Kedutaan Besar Jerman di Jakarta.
Kesimpulan
Untuk Ausbildung, jadikan B1 sebagai target minimal, dan B2 jika bidangmu menuntutnya. Persyaratan bisa berubah, jadi selalu cek informasi terbaru di situs resmi Kedutaan Jerman dan Make it in Germany. Ingin mulai dari nol? Konsultasikan gratis dengan tim Fastdeutsch untuk menyusun rencana belajar menuju B1.
Ringkas Artikel Ini dengan AI
Ingin memahami inti artikel ini dengan cepat? Pilih platform AI favoritmu untuk mendapatkan ringkasannya.